Pada mulanya
Hampir semua pelaku social media terutama yang memang menjadikannya sebagai profesi pernah mengalami klien ataupun atasan mereka menjadikan jumlah pengikut (follower ataupun likes/fans) sebagai Key Performance Indicator (KPI) mereka. Dalam diskusi-diskusi yang berlangsung di Social Media Strategist Club yang saya ikuti, beberapa teman-teman social media strategist berpendapat bahwa tidak ada salahnya menjadikan jumlah follower/like (kuantitas) sebagai KPI asalkan klien ataupun atasan kita tahu apa yang sebenarnya didapat dari "perlombaan" fokus pada kuantitas tersebut. Berdasarkan hasil pengumpulan data kasar dari hasil ngobrol-ngobrol saya dengan brand ataupun klien setidaknya ada dua faktor yang jadi penyebab yaitu:
- Psikologis Narsis: Para klien/brand memperlakukan brand/layanan/perusahaan mereka seperti layaknya seorang rockstar dimana jumlah (kuantitas) fans menentukan popularitas mereka dibandingkan dengan pesaing mereka, sehingga akan muncul pernyataan-pernyataan "Lho kok followers brand kita cuman segitu? Followersnya brand B (pesaing mereka) bisa mencapai jumlah (sekian) lho" atau yang juga sering terjadi "Pokoknya kami tidak mau tahu, bulan depan followers kami harus bisa lebih banyak dari followersnya brand B ya! Gak tahu gimana caranya!"
- "Bahasa" yang mereka mengerti: Selain ketidak mengertian atas apa yang bisa diambil dari konsekuensi masuknya sebuah brand/perusahaan ke social media, mereka pun terbiasa menghitung KPI dari sesuatu yang bisa dihitung, dan angka (numbers) merupakan parameter yang paling mudah/terlihat jika kita ingin mengukur pencapaian dari sebuah aktivitas social media.
Percakapan sebagai medium konversi
Bagi para pengelola Facebook Page, Insight adalah internal metriks yang biasanya digunakan untuk memonitor target-target pencapaian pada Facebook Page kita. Bila Anda perhatikan Facebook Page Insight kini diperlengkapi oleh fitur pengukuran yang sifatnya lebih kualitatif dibandingkan pencapaian jumlah users baru (unique users). nama fitur ini adalah Reach dan Talking About This. Dari penjelasan salah satu teman saya, seorang Digital Strategist, mas Chandra Marsono maka yang bisa kita dapatkan dari kedua fitur insight tersebut adalah:
- Reach: Angka yang menunjukkan seberapa jauh message yang kita distribusikan mencapai para Facebook users. Dengan bahasa yang lebih sederhana bisa disebutkan jika yang meLike Anda para users yang memiliki friends banyak maka angka Reach nya akan tinggi, begitu sebaliknya. Sehingga jika perbedaan jumlah Likes Anda dengan Reach Anda cukup signifikan artinya akun-akun yang meLikes Facebook Page Anda bisa banyak ataupun sedikit tergantung besar perbedaannya.
- Talking About This: Angka yang menunjukkan interaksi yang terjadi pada message yang Anda distribusikan. Ini bisa berarti jumlah comment, jumlah likes pada posting ataupun jumlah thumbs-up. Total dari keseluruhan akan ditunjukan oleh angka pada Talking About This.
(sumber foto) *Tulisan ini juga bisa dibaca di kolom Dailysocial saya

No comments:
Post a Comment