Friday, August 31, 2012

Ngobrol Dengan Hootsuite

Sekitar pukul 10 malam, pada tanggal 30 Agustus 2012 kemarin, kami berkesempatan untuk ngobrol dengan VP Community HootSuite, Dave Olson dan Community Celebratoire HootSuite, Stephanie Wiriahardja melalui Google + Hangout yang diberi nama #HootIndo Hangout. Yang hadir pada saat itu adalah Aulia Masna, Thomas Arie, Pungkas Riandika, Wira Munggana, dan saya. 

Sesi ngobrol-ngobrol ini diprakarsai oleh Stephanie seiring dengan dirilisnya Dashboard HootSuite versi Bahasa Indonesia pada hari Selasa sebelumnya (28 Agustus 2012). Ingin tahu isi obrolan kami? Silahkan simak video di bawah ini:

Tuesday, August 28, 2012

Buzzer dan Influencer

"Bang, buzzer dan influencer itu beda kan ya?" Sahabat saya Oddie siang ini melontarkan pertanyaan tersebut. Dalam konteks dunia online, apa sih yang disebut dengan Buzzer? Dan apa yang disebut dengan Influencer? Dulu saya masih berfikir itu hanya masalah penyebutan saja dan pada dasarnya keduanya adalah sama namun pada saat Oddie bertanya, saya sempat memikirkannya sejenak, menggunakan common sense untuk mendefinisikannya dan yang keluar adalah:
Buzzer dan Influencer ya berbeda. Buzzer adalah sebuah akun/nama yang memiliki banyak pengikut namun belum tentu memiliki fokus pada bidang tertentu. Influencer adalah sebuah nama/akun yang dikenal berfokus pada bidang tertentu dan orang-orang 'mengikuti' nya (baca: memfollow) karena bidang tersebut.
Seseorang bisa hanya memiliki follower 100 orang namun karena ia adalah seorang influencer maka 100 orang follower tersebut bisa dikategorikn sebagai loyal follower. Begitu juga seseorang bisa memiliki jutaan follower namun tidak bisa dikaitkan dengan bidang apapun, nah orang ini bisa disebut buzzer. It's still debatable, tapi setidaknya begitulah kacamata saya memandang definisi buzzer dan influencer. Bagaimana menurut Anda?

Wednesday, August 22, 2012

Bagaimana Jaringan Sosial Bekerja Secara Sederhana

 

Daniel dan Jennifer Northcutt, pemilik Frank Hotdogs Cold Beer memang tidak tinggal di Indonesia, mereka tinggal di Austin, Texas dan memulai usaha mereka seperti orang lain dengan mengandalkan social media sebagai media penghubung dan sarana mendekati pelanggan serta calon pelanggan. Video di atas memang salah satu dari iklan Google Chrome namun saya lebih suka melihat iklan diatas sebagai refleksi dari apa yang bisa kita semua dapatkan bila kita menggunakan social media. Kebetulan Google Chrome adalah sebuah social network yang dimiliki oleh Google, namun sebagai social tools banyak pilihan yang bisa Anda gunakan bila ingin memiliki cerita seperti Frank Hotdogs Cold Beers di atas.

Apakah Anda sudah mencoba?

Tuesday, August 21, 2012

Being A Ronin

Salah seorang rekan kerja saat saya masih bekerja di Yahoo! Singapore, mas Aloysius Heriyanto, sore ini mengirimkan message lewat akun Linkedin saya yang cukup memberikan spirit. Begini bunyinya:




Analogi Ronin untuk part-timer ini cukup menarik, karena terus terang saya tidak kepikiran sampai saya menerima pesan dari mas Heri ini dan sejenak merenungkannya. Well yes, being self-employed + part-timer is just like a Ronin compare to Samurai in the sense of we're not working for someone. Tapi dilain pihak ada poin-poin yang membuat kita harus lebih disiplin dan bekerja lebih cerdas dibandingkan menjadi seorang samurai yang mengabdi pada salah seorang junjungan dan hidup ditanggung.

Apakah lebih nyaman? tergantung dari sudut mana kita memandangnya, yang pasti semua ada di tangan kita, sehingga ada satu kata dalam messagenya mas Heri yang menjadi kata kunci, yaitu Independensi, ketidak tergantungan yang terus terang juga bisa diperdebatkan at some point ya.

Thank you mas Heri, terima kasih sudah menjadi teman bertukar pikiran yang asik. Mudah-mudahan bisa tetap seperti ini ya.